Indonesia sewa pesawat water bombing dari Rusia dan Korsel
Merdeka.com - Untuk memadamkan kebakaran hutan di wilayah Sumatera, selain menggunakan pesawat TNI, Indonesia juga telah menyewa pesawat dari luar negeri. Pesawat yang digunakan untuk water bombing itu berasal dari Rusia dan Korea Selatan (Korsel).
"Biayanya sekitar Rp 15-20 miliar," kata Menko Kesra Agung Laksono saat melakukan rapat koordinasi di Kementerian Kehutanan Jakarta, Kamis (27/6).
Untuk memadamkan api, pemerintah telah menggelontorkan uang yang tidak sedikit. Anggaran sementara yang sudah terserap sekitar Rp 100 juta.
"Misalnya pembuatan hujan buatan. Hujan buatan ini bagaimanapun membutuhkan bahan seperti garam, bahan kimia, biaya yang lain, menyewa pesawat terbang selama 4 bulan lebih, kita harus menyewa untuk menjatuhkan water bombing dalam skala yang lebih besar," ujar Agung.
Untuk saat ini, daya angkut pesawat untuk melakukan water bombing dirasa masih kurang, satu kantong hanya menampung 500 liter. "Kami akan menyiapkan yang sekali angkut 4-5 ton," jelasnya.
Agung juga menegaskan, Indonesia sementara belum membutuhkan bantuan dari Malaysia dan Singapura untuk memadamkan api. Menurutnya, Indonesia masih mampu untuk mengendalikan api yang membakar hutan Indonesia.
"Mereka menyurati Menteri Lingkungan Hidup, bahwa ada tawaran Singapura untuk membantu Indonesia. Barangkali kalau kerjasama, saya kira terbuka namun Indonesia masih mampu menyelesaikan sendiri," tegasnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya