Indonesia Negeri Damai, Jangan Percaya Propaganda Radikal Terorisme
Merdeka.com - Masyarakat diingatkan tidak percaya dengan propaganda radikal terorisme yang bertujuan merusak keutuhan bangsa. Indonesia adalah negeri damai di mana warganya bisa menghargai perbedaan.
"Saya khawatir nantinya umat Islam di negeri yang damai ini ikut terjerumus seperti di Suriah. Makanya saya dengan lantang mengatakan kepada saudara-saudara saya di Indonesia agar tidak mempercayai propaganda radikal terorisme," ujar Mufti Agung Damaskus Suriah, Syekh Muhammad Adnan al-Afyouni dalam keterangannya, Selasa (9/4).
Muhammad Adnan al-Afyouni hadir di Indonesia untuk mengikuti Konferensi Ulama Sufi Internasional (World Sufi Forum) di Pekalongan. Konferensi selama tiga hari ini digelar dengan tuan rumah Rais Aam Idarah Aliyah Jamiyah Ahli Thariqah al-Mutabarah al-Nahdliyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.
Dia mengaku sering datang ke Indonesia dan berbicara tentang perkembangan di Suriah. Menurutnya, kelompok radikal terorisme memiliki pola mempengaruhi masyarakat yang tidak paham agama.
Ia menjelaskan, bagaimana mungkin seorang yang melakukan dakwah Islam tetapi membunuh sesamanya, membenci orang lain, dan tidak menerima eksistensi orang lain. Padahal Islam mengajarkan kebersamaan dan saling menghormati antara sesama manusia.
"Artinya kita saling membutuhkan dan tidak bisa saling memusuhi," tutur Ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah itu.
Baginya, Indonesia adalah negeri sangat indah, maju dan penduduknya kebanyakan memeluk Islam. "Kehidupan di Indonesia saat ini harus dipertahankan dan jangan sampai dirongrong oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Umat Islam harus mempertahankan negeri dan jangan sekali-kali terpengaruh dengan propaganda radikal terorisme," tegasnya.
Mengenai isu khilafah yang muncul di Indonesia, al-Afyouni menegaskan bahwa itu adalah sebuah kekeliruan. Menurutnya, itu adalah upaya dari kelompok tertentu untuk menciptakan kekacauan.
"Jangan sampai pemikiran seperti ini dibiarkan tumbuh di Indonesia yang sudah damai, aman, tentram dan penuh kebebasan beragama," pungkasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya