Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia Dapat Hibah 500 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari Belanda

Indonesia Dapat Hibah 500 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari Belanda 6 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia. ©handout/KPCPEN

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia menerima 500.000 dosis vaksin Covid-19 produksi Johnson & Johnson, Sabtu (11/9). Ini merupakan kedatangan perdana vaksin Johnson & Johnson yang didapat Indonesia hasil hibah dari pemerintah Belanda.

Berdasarkan pantauan di Youtube Sekretariat Presiden, vaksin Johnson& Johnson tiba di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banteng sekitar pukul 10.25. Adapun vaksin Johnson & Johnson tiba di tanah air dalam bentuk jadi.

"Indonesia menerima untuk pertama kalinya vaksin yang Johnson sebanyak 500.000 dosis dari pemerintah Belanda," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers, Sabtu (11/9).

Menurut dia, ini adalah kedatangan dukungan kerjasama vaksin dari Belanda yang ketiga kalinya. Indonesia beberapa waktu lalu juga telah menerima 657.000 dosis vaksin AstraZeneca dari Belanda sebagai komitmen dose sharing dari sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19.

"Atas nama Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya," ujar Retno.

Pemerintah memastikan bahwa vaksin Johnson and Johnson telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Nantinya, vaksin tersebut akan dipakai untuk vaksinasi masyarakat umum berusia 18 tahun keatas.

"Tahap awal ini akan didistribusikan ke daerah aglomerasi," ucap Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam konferensi yang sama.

Selain itu, Indonesia juga menerima 2.075.000 dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Vaksin tersebut didapat Indonesia melalui skema bilateral yakni, bekerjasama dengan Covax Facility.

"Jika dihitung sejak kedatangan pertama di Desember 2020, lalu tahap ke 56 (dan) 57 hari ini, maka Indonesia sudah memiliki total 232 juta dosis vaksin, baik dalam bahan baku bulk maupun vaksin dosis jadi," jelas Dante.

Sebelumnya, Badan POM telah memberikan EUA kepada Vaksin Johnson & Johnson Covid-19. Berdasarkan pengujian kepada penerima vaksin yang berusia atas 18 tahun, vaksin produksi Johnson & Johnson ini memiliki efikasi untuk mencegah semua gejala Covid-19 sebesar 67,2 persen, dan efikasi untuk mencegah gejala Covid-19 sedang hingga berat sebesar 66,1persen.

Reporter: Lizsa EgehamSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP