Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Imunitas Baru akan Terbentuk Setelah 28 Hari Penyuntikan Kedua Vaksin Covid-19

Imunitas Baru akan Terbentuk Setelah 28 Hari Penyuntikan Kedua Vaksin Covid-19 Ariel Noah disuntik vaksin covid-19 kedua. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan imunitas seseorang baru terbentuk 28 hari setelah penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Sinovac. Sementara setelah penyuntikan dosis pertama vaksin Sinovac, risiko tertular Covid-19 masih tinggi.

"Imunitas baru yang akan terbentuk sebagai vaksinasi Covid-19 itu setelah 28 hari penyuntikan dosis kedua," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenkes RI, Senin (22/2).

"Jadi memang membutuhkan waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi yang optimal dengan dua kali penyuntikan dan rentang waktu 28 hari," sambungnya.

Nadia menjelaskan, penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19 berfungsi memicu respons kekebalan tubuh awal. Sedangkan penyuntikan kedua menguatkan respons imun yang sudah terbentuk setelah vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini menambahkan seseorang yang telah mendapatkan penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19 masih berisiko terpapar Covid-19. Namun, vaksin Covid-19 yang telah masuk ke tubuhnya bisa mencegah kondisi berat atau mortalitas.

"Sehingga penyakit dapat kita hindari dan kalaupun kita harus sakit, sakitnya ini bukan sakit yang dengan gejala berat atau pun parah," ujarnya.

Nadia mengingatkan, vaksinasi Covid-19 bukan kunci tunggal mencegah Covid-19 dan mengakhiri pandemi. Protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun merupakan langkah penting untuk memutus penularan Covid-19.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP