Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Imigrasi: WNA China pilih Indonesia karena banyak peluang bisnis

Imigrasi: WNA China pilih Indonesia karena banyak peluang bisnis Keluarga asal China tinggal ilegal di Makassar. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kantor Imigrasi Makassar menahan keluarga Warga Negara Asing (WNA) asal China ilegal. Mereka tidak dilengkapi surat-surat keimigrasian. Selama tiga bulan mereka tinggal di ruko dan membuka bisnis jual beli perabotan rumah tangga.

Pihak imigrasi menduga, mereka memilih membuka usaha di Makassar untuk menghindari persaingan bisnis di kota lain.

"Orang-orang China itu memilih Indonesia karena banyak peluang bisnis. Dan memilih Makassar dan daerah-daerah lain seperti di Palopo dan Masamba karena kurang saingan atau kompetitor, berbeda dengan di Jakarta, saingannya berat," kata Kepala divisi keimigrasian kantor wilayah Kemenkum HAM Sulsel Ramli HS saat memberi keterangan kepada wartawan, Kamis (27/7).

Karena itu pihaknya harus mewaspadai setiap gerakan warga negara asing. Dikhawatirkan ada kegiatan terselubung di balik aktivitas mereka di Indonesia. Dia berharap masyarakat ikut berperan aktif melaporkan jika ada aktivitas warga negara asing yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal.

Pada periode Januari hingga pertengahan Juli ini, sudah 10 warga negara asing yang dideportasi dari Makassar. Mereka mengantongi paspor asal China, Singapura Perancis dan Inggris. Mereka dideportasi melalui bandara Sultan Hasanuddin langsung ke negaranya dan sebagian lagi dari bandara Juanda, bandara Ngurah Rai, bandara Soekarno Hatta.

"Enam diantaranya menjalani proses projustisia atau melalui penyidikan dan penuntutan di pengadilan dengan kategori pelanggaran tindak pidana ringan dan empat lainnya langsung dideportasi. Putusannya ada yang kurungan 7 hari, 2 bulan, 3 bulan dengan denda variatif. Mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 25 juta, Rp 100 juta," ucap Ramli. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP