Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Imbas konflik keluarga, museum Keraton Surakarta terpaksa ditutup

Imbas konflik keluarga, museum Keraton Surakarta terpaksa ditutup Perundingan damai dua kubu di Keraton Surakarta. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Konflik berlarut-larut di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mulai berimbas. Museum pariwisata keraton warisan dinasti Mataram tersebut ditutup mulai Senin (3/4) lalu. Penutupan dikarenakan kondisi keraton yang tidak kondusif.

"Senin itu memang sempat kita buka. Tapi karena kondisinya seperti itu, makanya sementara kita tutup dulu," ujar KRMH Suryo Adi Wijoyo, Manajer Lapangan Museum Keraton Surakarta, Rabu (5/4).

Suryo menjelaskan, selain kondisi keraton yang tidak kondusif, penutupan juga dimaksudkan agar para pengunjung tidak bingung melihat suasana keraton. Ketidaknyamanan pengunjung juga menjadi pertimbangan lainnya.

"Sejak Senin kemarin museum memang kita tutup. Nanti dibuka lagi kalau suasana sudah kondusif, belum tahu kapan," imbuh Plt Raja Surakarta, KGPH Puger.

Pantauan di depan keraton memang hampir setiap hari wisatawan domestik maupun manca mengunjungi keraton. Menurut pengelola, dalam hari biasa pengunjung mencapai 150-200. Namun saat libur akhir pekan bisa dua kali lipat. Sedangkan puncak keramaian terjadi saat libur Idul Fitri dan akhir tahun, yang rata-rata mencapai 600 orang per hari.

"Saya tidak tahu di keraton ini ada apa kok ramai sekali. Banyak mobil polisi dan aparat, ada apa ini mas?" ucap Sonya, wisatawan asal Manado kepada sejumlah wartawan.

Museum Keraton Surakarta terletak di sisi timur keraton. Dalam museum pengunjung dapat menyaksikan benda-benda peninggalan Keraton Kasunanan Surakarta dan beberapa fragmen candi yang ditemukan di Jawa Tengah. Antara lain alat masak abdi dalem, senjata-senjata kuno yang digunakan keluarga kerajaan dan peralatan kesenian.

Tak hanya itu, dalam museum wisatawan juga bisa menyaksikan kereta kencana, topi kebesaran Raja Surakarta masa lalu, Paku Buwana VI, Paku Buwana VII, serta Paku Buwana X.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP