Imam masjid New York sebut pernyataan Donald Trump rendahkan Amerika
Merdeka.com - Imam Islamic Center New York sekaligus Direktur Jamaica Muslim Center, Muhammad Syamsi Ali menilai bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernyataan larang muslim masuk negeri Paman Sam melanggar HAM dan mendiskriminasi penganut agama Islam. Pernyataan Trump merendahkan konstitusi di Amerika Serikat.
"Donald Trump merendahkan konstitusi Amerika yang mengaku dan merangkul semua golongan dan persamaan hak," ucapnya dalam diskusi Dialog 'Membumikan pesan perdamaian agama dan kepercayaan di Dunia' di hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (12/12) malam.
Dia juga menuturkan bahwa orang-orang Amerika harusnya merasa tersinggung dengan pernyataan Donald Trump. "Mungkin Donald Trump menyangka dirinya merasa akan didukung jika melarang Islam di Amerika. Orang Amerika harusnya merasa tersinggung dengan pernyataan Donald," bebernya.
Kemudian, dia juga menuturkan saat ini di beberapa wilayah Amerika sudah menolak Trump. "Beberapa wilayah sekarang di Amerika menolak Donald Trump untuk menyambangi wilayah tersebut," tandasnya.
Seperti diketahui, kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, menyatakan selama periode tidak terbatas, orang beragam Islam harus dilarang memasuki negaranya. Ujaran kebencian anti-Islam itu adalah respon pengusaha properti tajir ini atas penembakan massal di San Bernardino, California, pekan lalu yang menewaskan 14 orang. Serangan bermotif terorisme itu pelakunya pasangan suami-istri imigran muslim.
Trump menegaskan seandainya terpilih dalam pemilu tahun depan, dia serius menghentikan orang Islam untuk dapat masuk ke Negeri Paman Sam. Pelarangan itu, menurutnya, harus dilakukan dari pintu imigrasi darat, laut, maupun udara.
"Larangan (masuk) itu berlaku sampai kita bisa memutuskan dan mengerti permasalahan ideologi Islam dan ancamannya yang berbahaya. Negara ini tidak bisa menjadi korban serangan kaum percaya pada konsep Jihad dan tidak memiliki nalar untuk menghormati sesama manusia," ujar Trump dalam pernyataannya kepada awak media kemarin, seperti dikutip dari laman BBC, Selasa (7/12). (mdk/gil)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya