Ijazah palsu sambar anggota dewan sampai menteri Jokowi
Merdeka.com - Wajah pendidikan Indonesia memang masih buram. Namun, kebobrokan itu ditambah tamparan keras dari kasus ijazah palsu yang terbongkar aparat.
Universitas of Sumatera mengaku telah menerbitkan ijazah palsu tanpa mensyaratkan mahasiswanya untuk kuliah. Bahkan, kampus ini juga tidak terdaftar di Kopertis Wilayah I Sumatera Utara.
"Tersangka MY menerbitkan ijazah tanpa prosedur atau ilegal, tanpa perkuliahan, hanya cukup membayar. Tersangka langsung mencetak ijazah kepada pemohon," kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta, Rabu (27/5).
Kampus ini ditengarai menjual ijazah palsu buat jenjang S1, S2 dan S3 dengan harga Rp 10 juta hingga Rp 40 juta. Praktik itu sudah dilakukannya selama 12 tahun, atau sejak 2003. Berdasarkan pemeriksaan, Rektornya yang bernama Marsaid telah menerbitkan 1.200 ijazah palsu. (mdk/efd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya