IDI Desak Aparat Tindak Tegas Penyerang Nakes di Distrik Kiwirok Papua
Merdeka.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengecam tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyerang fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih.
Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani hari ini, Jumat (17/9), Daeng menyebut penyerangan fasilitas kesehatan di Distrik Kiwirok oleh KKB mengakibatkan sejumlah tenaga kesehatan terluka bahkan meninggal dunia.
Padahal, tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas pengabdian dan kemanusiaan harus mendapat perlindungan. Karena itu, IDI meminta aparat keamanan menindak tegas pelaku penyerangan agar kejadian serupa tidak terulang.
Berikut pernyataan sikap PB IDI terhadap kejadian di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua:
1. Menyesalkan kejadian tersebut dan turut berduka cita atas meninggalnya tenaga kesehatan, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi tempat yang layak dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
2. Mengutuk keras semua tindakan kekerasan dan anarkis terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas pengabdian dan kemanusiaan, yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan tidak dibenarkan menjadi sasaran semua tindak kekerasan.
3. Meminta kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk sementara menarik tenaga kesehatan ke tempat yang lebih aman.
4. Meminta kepada aparat keamanan untuk menindak tegas para pelaku tindak kekerasan dan anarkis agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi serta mengapresiasi aparat keamanan yang melakukan tindakan cepat upaya pemulihan keamanan di seluruh Papua khususnya di Distrik Kiwirok.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya