ICW duga para calon hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor cuma 'jobseeker'
Merdeka.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) melakukan tracking terhadap para calon hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor. ICW melihat para calon hanya memanfaatkan kesempatan.
"Ada beberapa calon hakim itu kita duga hanya mencari-cari pekerjaan saja," kata Wana Alamsyah selaku staf investigasi ICW, di Kantor ICW Jalan Kalibata Timur IV D No 6, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).
Menurutnya, ada sekitar 18 calon yang terindikasi cuma mencari pekerjaan.
"Indikasi ini dilihat dari adanya calon yang pernah mengikuti beberapa seleksi calon pejabat publik, atau sedang tahap persiapan pensiunan atau bahkan telah pensiun," tambahnya.
18 calon tersebut, merupakan bagian dari 37 orang yang diduga ICW bermasalah. Karena itu, ICW mengharapkan Mahkamah Agung selaku pelaksana pemilihan calon agar lebih terbuka dalam menyeleksi para calon.
"Kami mengharapkan MA lebih transparansi mengenai seleksi calon-calon. Lalu kita minta lebih dipublikasikan kemasyarakat juga tidak meloloskan calon hakim yang tidak memenuhi kriteria integritas, kompetensi dan independensi," pungkasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya