Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ICW: 9 orang capim KPK berafiliasi dengan partai politik

ICW: 9 orang capim KPK berafiliasi dengan partai politik Gedung KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri mengatakan telah menelusuri rekam jejak 23 orang dari 48 calon pimpinan KPK. Hasilnya 8 orang bermasalah soal integritas dan 9 orang mempunyai kedekatan dengan partai politik.

"Kami hanya menyerahkan fakta-fakta. Dari 23 itu 8 bermasalah soal integritas. Ada 3 indikator utama dalam seleksi Capim Pimpinan KPK yaitu, integritas, kualitas dan administratif," kata Febri saat memaparkan pelacakan rekam jejak 48 Capim KPK 2015 di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin (11/8).

Menurutnya, pelacakan ini dilakukan selama 1 bulan dan dimulai sejak tanggal 26 Juli 2015 dengan melibatkan 30 tracker di berbagai wilayah. Namun, dia enggan mengungkapkan nama 23 Capim KPK tersebut.

"Hasil trackingnya pertama soal integritas Capim KPK banyak di ragukan. Semisal, minta bawahannya untuk lakukan penyalahgunaan wewenang. Ada kandidat Capim KPK lakukan plagiat. Ada yang permasalahan pola keuangan di kantornya. Ada kandidat yang aset kekayaannya tidak wajar dibandingkan pendapatannya," paparnya.

Febi juga menambahkan, ada Capim KPK yang memiliki masalah dalam kehidupan sosialnya. Selain itu, ada juga Capim KPK memiliki kedekatan dengan partai politik yang dikhawatirkan abai atas tindak korupsi para politikus.

"Ada juga Capim KPK punya kecenderungan dengan politik, kami khawatir memanfaatkan KPK untuk kasus-kasus korupsi. Ada 9 orang yang terindikasi. Ada juga Capim KPK yang lalai pada saat menjalankan pengadaan barang dan jasa pada saat dia menjabat. Terkait dengan itu kami sudah sampaikan ke pansel KPK," imbuhnya.

Sementara itu, dari Capim KPK yang berlatar belakang penegak hukum, Febi menilai dari kinerja penyidikan kasus korupsi belum menunjukkan prestasi.

"Contohnya, Kapolda dalam tugasnya membawahi 10 Polres tapi berdasarkan pantauan kami hanya 4 kasus korupsi yang disidik. Kinerjanya dalam menindak korupsi rendah," ujarnya.

Lebih jauh, beberapa Capim KPK dalam kariernya banyak yang tidak bersinggungan dengan pemberantasan korupsi. Namun, sementara itu, capim dari internal KPK masih berada di zona aman.

"KPK ke depannya harus memiliki pimpinan yang berkemampuan hukum, organisasi. Calon dari internal KPK bagus, kita juga belum menemukan track record yang buruk," pungkasnya.

(mdk/efd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP