ICU RS Jabodetabek Penuh, Ada Pasien Covid Meninggal di IGD, Taksi dan Ambulans
Merdeka.com - Dokter emergensi yang juga sukarelawan Lapor Covid-19, Tri Maharani, mengatakan ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sudah penuh. Ini mengakibatkan, enam pasien Covid-19 meninggal di ruang instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit.
"Saya mendapatkan enam pasien yang meninggal di IGD karena tidak mendapatkan ICU karena sudah penuh di seluruh Jabodetabek," katanya dalam Kelas Umum Pandemi virtual, Selasa (5/1).
Tak hanya itu, beberapa pasien Covid-19 ditemukan meninggal di dalam taksi. Lapor Covid-19 juga mendapatkan laporan pasien Covid-19 meninggal di ambulans saat hendak menuju rumah sakit.
"Ada yang meninggal di ambulans karena tidak memiliki fasilitas memadai ambulans tadi dan ada juga yang harus tidur di lantai mobil dan sebagainya karena fasilitasnya tidak memadai," jelasnya.
Lantaran ada pasien Covid-19 yang meninggal di perjalanan, Tri meminta pemerintah segera mengambil langkah cepat. Di antaranya, meningkatkan preventif care, meningkatkan tracing dan menambahkan kapasitas testing.
"Kemudian fasilitas isoman (isolasi mandiri) dan perawatan yang memang agak susah untuk didapatkan. Nah semua ini pengontrolan yang ketat dibutuhkan," kata dia.
Sebagian di Daerah Juga Penuh
Sebelumnya, Tri Maharani melaporkan ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabodetabek sudah penuh. Data ini tercatat mulai 1 hingga 5 Januari 2021.
"Hari kemarin ternyata untuk kapasitas ICU masih penuh dan yang ada adalah beberapa rumah sakit dengan isolasi tapi tanpa ventilator," katanya dalam Kelas Umum Pandemi virtual, Selasa (5/1).
Tak hanya Jabodetabek, rumah sakit di Jawa Timur seperti RSUD Dr. Soetomo juga sudah penuh. Demikian juga rumah sakit yang ada di Yogyakarta.
"Yogyakarta juga penuh," kata dia.
Penuhnya rumah sakit di Jabodetabek, Jawa Timur dan Yogyakarta disebabkan jumlah orang yang terpapar Covid-19 meningkat. Sementara itu, angka kematian Covid-19 meningkat.
Data Lapor Covid-19, kata Tri, tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Ranggon di Cipayung, Jakarta Timur, sudah tak bisa lagi menampung pasien Covid-19 yang meninggal. Sementara di TPU Tegal Alur, sebanyak 50 pasien Covid-19 dimakamkan setiap hari.
"Tegal Alur 2 Januari, saya datang mulai sore sampai jam 9 malam, sehari itu ada 50 kasus yang dimakamkan di Tegal Alur," tandasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya