Ibunda korban tewas geng pita kuning histeris
Merdeka.com - Anggi Darmawan (19) menjadi korban tewas akibat penyerangan sekelompok orang bermotor dan berpita kuning di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Mendapati anaknya telah tiada, ibunda Anggi shock.
Lina (42), ibunda Anggi, tidak percaya anaknya telah meninggal akibat gegar otak. Anggi mengalami pendarahan hebat di kepala akibat dianiaya geng pita kuning.
"Anggi di mana, dia udah makan belum," kata Lina (42) histeris.
Lina juga terlihat lemas. Dia harus menggunakan kursi roda dan didorong salah satu tetangganya yang ikut menemani.
"Padahal saya udah masak ikan teri kesukaan dia, tapi kok dia ga pulang-pulang ya," ujarnya sambil terus menangis.
Sebelum tewas, Anggi beserta teman-temannya sedang berkumpul di dekat Hotel Sentral, Jalan Pramuka, Timur didatangi geng motor berpita kuning. Mereka membabi buta menyerang Anggi dan teman-temannya yang ada di sekitar jalan tersebut. Geng pita kuning itu juga membakar tiga sepeda motor. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya