Ibunda Engeline mengumpat dan tetap ingin Margriet dihukum mati
Merdeka.com - Suasana tegang sempat terjadi sesaat usai sidang putusan terhadap terdakwa Margriet di Pengadilan Negeri Denpasar dalam kasus kematian Engeline. Usai hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap ibu angkat Engeline, sempat terjadi keriuhan lantaran Hamidah, ibu kandung Engeline mengumpat.
"Semua setan-setan di sini semoga anak kalian akan merasakan apa yang dirasakan anak saya. Kalian setan semua," umpat Hamidah yang entah ditujukan pada siapa, Senin (29/2).
Pastinya banyak kata kasar yang dilontarkan Hamidah ketika Hotma Sitompoel bersama timnya keluar menuju lobi depan keluar pengadilan. Tidak hanya itu, Hamidah juga menyebut kata sangat kasar dengan mangatakan B*****t.
"Kalian semua tidak punya rasa kemanusiaan. Tuhan Yesus kutuk mereka setan setan ini semoga anaknya seperti anak saya. B*****t," umpatnya lagi.
Memang sejak sidang dimulai, Hamidah hanya tertunduk lesu dan menangis saja. Saat diwawancara sejumlah jurnalis pun Hamidah tak banyak berkomentar. Dia lebih banyak menangis. Mungkin usai menguasai dirinya dari kesedihan, dia baru bisa menyampaikan isi hatinya.
Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, sejumlah aktivis berusaha melunakkan emosi dari perempuan asal Banyuwangi ini saat berteriak sejadi-jadinya.
Hamidah mengaku hukuman setimpal yang mestinya dijatuhkan kepada ibu angkat Engeline itu adalah hukuman mati. "Saya mau tetap dihukum mati," tutup dia. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya