Ibunda dr Andra: Tuhan telah ambil Andra
Merdeka.com - Sekitar pukul 20.35 WIB, lantunan doa terdengar dari sebuah rumah di Jalan Cempaka B6 No.5 Kompleks Mahkamah Agung, Pamulang, Kota Tangsel. Sejumlah sahabat dan keluarga dokter muda, Dionisius Giri Samudra, tetap khusyuk beribadah di tengah derasnya hujan.
Sebuah tenda berdiri di bagian halaman rumah sederhana bercat putih. Karangan bunga ucapan duka cita berbaris di sepanjang jalan menuju kediaman Andra, sapaan akrabnya. Salah satunya dari Kepulauan Aru dan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Andra meninggal karena sakit di tengah menjalani tugas magang di wilayah Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku pada Rabu (11/11). Ibunda Andra, Fransisca Ristansiah (50) tak bisa menahan tangis. Hanya sebaris kata singkat diucapkannya di hadapan keluarga. "Tuhan telah ambil Andra," katanya.
Pihak keluarga baru mendapatkan kabar Andra sakit panas tinggi dari rekan Andra yang juga berangkat untuk magang. "Hari minggu itu juga ayahnya dapat kabar Andra sakit. Senin lalu ayahnya berangkat ke sana Senin, tapi belum sempat ketemu ayahnya dia sudah meninggal. Ayahnya saat itu baru sampai Tual karena memang susah aksesnya," terang Kakak Fransisca, Tuti Martoyo (60).
Rencananya, setibanya di rumah duka, jenazah Andra akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menteri Kesehatan Nila Moeloek dikabarkan bakal ikut menjemput jenazah Andra di bandara.
"Kita dari keluarga berencana akan jemput sejak di Bandara. Besok naik Batik Air dia sampai sekitar jam 10-an pagi. Katanya Menteri Kesehatan juga aman membuat upacara penghormatan buat Andra di sana," terang Tuti. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya