Ibu syok Febri ngaku 'anak jenderal'
Merdeka.com - Identitas pengemudi Jazz yang ngaku 'anak jenderal' akhirnya terkuak. Dia adalah Febri Suhartoni, remaja berusia 18 tahun yang masih berstatus mahasiswa aktif di Universitas Trisakti.
Febri bukan putra dari seorang jenderal di Mabes Polri, namun anak dari Devi Suhartoni, petani karet di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Mengetahui anaknya yang mengaku 'anak jenderal' menjadi pembicaraan negatif di publik, ibu Febri syok. Hal itu disampaikan Devi ketika menyambangi Mapolda Metro Jaya untuk bertemu dengan Kabid Humas Polda Metro, Kombes Rikwanto.
"Tahu yang melakukan itu si Febri, ibunya syok-lah. Namanya juga orangtua, was-was akan anaknya," ujar Devi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (31/7).
Devi membantah anaknya mengkonsumsi narkoba saat berkendara. Namun dia yakin, Febri tak akan menyentuh barang haram tersebut.
"Narkotika tidak, dia medical check up setiap enam bulan sekali karena ada asuransi. Sikapnya arogan atau tidak belum tahu saya, soalnya kita belum ketemu," jelas Devi.
Sebelumnya, bapak Febri, Devi Suhartoni (43) mendatangi Mapolda Metro Jaya guna mengklarifikasi perbuatan tak bertanggung jawab anaknya tersebut. "Saya kecewa sama Febri. Anak yang melanggar ini bukan anak Jenderal. Saya minta maaf kepada jajaran institusi Polri," ucapnya sambil tertunduk di kantor Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (31/7).
Suhartoni menjelaskan, dirinya mengetahui tingkah anaknya tersebut dari saudaranya. "Jam 11 tadi malam ditelepon oleh saudara. Saya juga kemaren telepon Herman (pemilik pertama mobil Jazz) juga buat meminta maaf, karena belum balik nama," terang pria yang baru saja tiba di Jakarta dari Balikpapan.
"Febri itu anak pertama dari tiga bersaudara," tambahnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya