Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ibu seorang demonstran histeris di Polda Metro

Ibu seorang demonstran histeris di Polda Metro bentrok di salemba. merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Polisi menetapkan seorang mahasiswa bernama Ahmad Suryana sebagai tersangka demo rusuh di Salemba, Jakarta Pusat. Ahmad tak dibebaskan karena terlibat dalam pembakaran  mobil. Uun, ibu Ahmad histeris karena anaknya masih ditahan.

"Tadi saya ditelpon disuruh datang jemput anak saya, tapi di sini malah anak saya tidak dibebaskan," kata Uun sambil menangis di Polda Metro Jaya, Senin (2/4).

Uun yang tak kuasa menahan tangisnya terus memeluk salah seorang kuasa hukum para demonstran, Siska dari YLBHI. Uun juga menolak ketika diberi uang oleh polisi.

"Saya dikasih amplop berisi uang katanya buat ongkos, tapi saya enggak mau. Saya lempar amplop itu," kata Uun sambil menutup mukanya dengan tas.

 

Ibu paruh baya itu pun heran karena cuma Ahmad dan satu mahasiswa yang ditahan.

"Kenapa anak saya belum dibebaskan, sementara yang lainnya dibebaskan," tanya Uun yang memakai baju putih dan celana bahan hitam.

Uun berharap keadilan berpihak kepada anaknya "Saya minta agar anaknya segera dibebaskan karena 50 lainnya sudah dibebaskan," pintanya.

Seperti diberitahukan sebelumnya, dua mahasiswa Ahmad Suryana dari Universitas Satyanegara dan Syahril dari Universitas Padulaku, Palu tetap ditahan lantaran keduanya terbukti membakar dan menggulingkan mobil resmob saat bentrok Salemba, Jumat pekan lalu. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP