Ibu-ibu dan Satpol PP ricuh di depan Balaikota Depok
Merdeka.com - Kericuhan terjadi antara massa yang kebanyakan ibu-ibu dan Satpol PP di depan kantor walikota Depok, Rabu (23/5) siang tadi. Akibatnya, lima orang ibu luka memar akibat ditendang.
"Memar di bagian kaki. Satu lagi pria luka memar di kepala," kata Roi Pengharapan, Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Depok, saat dihubungi merdeka.com.
Massa yang kebanyakan ibu-ibu itu, kata Roy, merupakan para pasien dari DKR, lembaga swadaya masyarakat yang memperjuangkan hak pelayanan hak kesehatan warga miskin. Ibu-ibu yang memar itu hanya mendapat perawatan ringan, tidak sampai dibawa ke rumah sakit.
Adapun tujuan massa mendatangi kantor wali kota adalah untuk audiensi dengan wali kota mengenai enam warga Depok yang sedang dirawat di rumah sakit, namun tak mendapat jaminan kesehatan.
"Kita bukan mau demo. Tapi pas datang ke kantor wali kota, kita langsung dihadang oleh Satpol PP, dan terjadi insiden," ujar dia.
Padahal, kata Roi, sebelumnya DKR sudah mengirim surat pemberitahuan kepada wali kota dan kapolres Depok tentang rencana audiensi.
Sementara itu, saat hendak dimintai konfirmasi, Kasatpol PP Gandara Budiana, tidak bisa dihubungi. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya