Ibu bacok anak kandung berusia 12 tahun bertubi-tubi hingga tewas
Merdeka.com - Sadis, itulah kata yang pantas ditujukan kepada Lisma (53), warga Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim, Sumsel. Dia nekat membacok anak kandungnya sendiri, Eman Wijaya (12) menggunakan parang hingga tewas.
Peristiwa itu terjadi di rumahnya, Sabtu (30/5) menjelang maghrib. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet itu kalap lantaran anak bungsunya itu tak terima makan lauk sayur yang disediakannya di meja makan.
Spontan, pelaku mengambil parang dari dapur dan membacok korban bertubi-tubi. Bacokan itu mengenai beberapa bagian tubuh korban seperti di kepala belakang, leher, dan bahu. Korban tewas di tempat kejadian dengan bersimbah darah.
"Iya, pelakunya adalah ibu kandungnya sendiri. Korban yang tak lain adalah anaknya tewas di tempat," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto, Senin (1/6).
Dijelaskannya, pelaku ditangkap beberapa jam kemudian setelah petugas mendapat laporan dari warga. Sebab, warga curiga dengan keributan yang terjadi di rumah pelaku dan mendatanginya. Warga terkejut melihat korban sudah tewas terkapar bersimbah darah.
"Warga sempat mendengar teriakan dari pelaku dan korban. Sayang, kedatangan warga telat karena korban sudah tewas," ujarnya.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Gunung Megang. Pihaknya juga akan memanggil sejumlah saksi, termasuk suami pelaku, Ahmad Satiri (63) yang diduga berada di dalam rumah saat kejadian.
"Anggota kita sudah lakukan olah TKP dan mengamankan parang yang digunakan pelaku," pungkasnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya