IAH coba ledakkan Gereja St Santo Yoseph karena diimingi uang
Merdeka.com - Polisi telah mengamankan IAH (17), pelaku teror di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (28/8). IAH melakukan aksi itu lantaran diiming-imingi uang oleh orang yang baru dikenal kemudian dia mengaku siap menjalankannya.
"Info yang kita dapat bahwa bermula dari Kamis tanggal 25 Agustus tersangka IAH bertemu dengan seseorang tidak dikenal. Kemudian ada komunikasi di antara keduanya yang akhirnya disepakati sesuai arahan yang diberikan orang tersebut," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Agus Rianto di Gedung Humas Polri, Jakarta, Senin (29/8).
"Kalau mau uang harus melakukan sesuai dengan yang disebutkan yang bersangkutan. Kemudian pada 26 Agustus IAH melaksanakan apa yang diarahkan yaitu membeli korek api kemudian menyambung dengan kabel, kemudian korek api itu dijadikan satu kesatuan," tambah Agus.
Selain itu, orang yang tak dikenal itu juga memberikan sekantong bubuk yang diduga black power. Dugaan sementara, bubuk itu merupakan sebagai bahan peledak. Namun, bahan peledak itu masih diperiksa secara intensif.
"Kita perkirakan itu black powder yang diberikan ke IAH sebagai material yang nanti dicampur korek api sebagai amunisi atau musiu dalam proses pembuatan bahan peledak yang akan digunakan nantinya," ucap dia.
Sebelumnya juga disebutkan, IAH melakukan percobaan bom bunuh diri setelah menonton televisi dan membaca berita media terkait penyerangan teror salah satunya di Prancis.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya