Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

HUT Polri, Polda Jatim pamer cara atasi teroris

HUT Polri, Polda Jatim pamer cara atasi teroris Pasukan Brimob. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Acara HUT Bhayangkara ke-66 dimeriahkan aksi Detasemen Antiteror Polda Jawa Timur. Disimulasikan, acara HUT Bhayangkara dikacaukan oleh aksi penangkapan lima orang terduga teroris.

Kepanikan terjadi karena ada rangkaian bom berdaya ledak tinggi berada di kursi deretan depan, tepatnya kursi yang diduduki Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf.

Keberadaan bom ini diketahui ketika tim K-9 melakukan pengendusan. Tidak ingin menambah kepanikan, dua anggota Gegana dengan cekatan mendekati kursi yang ditempati Gus Ipul, sapaan akrab Syaifullah Yusuf.

Sambil mengatakan untuk tidak panik, mereka mensterilkan kursi undangan VVIP, sambil mengangkat benda yang diduga bom tersebut.

Setelah itu, benda berbahaya itu dimasukkan ke dalam mobil Gegana dan dibawa menjauh. Namun, tanpa diduga, benda tersebut meledak di dalam tabung pengaman. Aksi simulasi ini cukup menegangkan.

"Saat itu, terdeteksi ada benda yang diduga bom di kursi Gus Ipul. Itu kita pastikan, setelah diendus anjing milik K-9. Kemudian kita angkat, dan meledak diperjalanan. Tapi beliaunya selamat," kata Komandan Satuan Brimob Polda Jatim Kombes Mashudi.

Acara yang berlangsung di Lapangan Mapolda Jatim, Minggu (1/7) itu, juga menghadirkan beberapa atraksi yang diperagakan oleh anggota Brimob, Gegana, Identifikasi, K 9 (anjing pelacak), Reskrim, Intel serta tim penjinak bom.

"Memang, di Hari Bhayangkara kali ini, kami juga ingin dimeriahkannya dengan atraksi-atraksi yang diperagakan oleh anggota Polri sendiri, ada beberapa atraksi yang kami suguhkan," pungkas Mashudi. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP