Hujan terus, dinding penahan di Srengseng Sawah longsor 5 meter
Merdeka.com - Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta saat ini tengah memperbaiki turap atau dinding penahan tanah yang longsor sedalam lima meter di Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Turap tersebut longsor akibat tingginya intensitas hujan yang melanda Jakarta. Longsor turap tersebut juga mengakibatkan aspal jalanan ambles sekitar 5-6 meter.
"Longsor di Jalan Gardu, Srengseng Sawah lagi kita tangani dari kemarin. Laporannya dari Minggu pagi kemarin, tim kita lagi bergerak," ujar Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU DKI Juaini yang dihubungi wartawan, Senin (20/01).
Saat ini, lanjut dia, turap tersebut sedang ditangani di Bidang Sumber Daya Air. Setelah selesai, baru akan dikerjakan Bidang Jalan dan Jembatan untuk jalanan yang ambles. Dia menjelaskan amblesnya jalanan tersebut dikarenakan turap yang dipakai untuk penahanan jalan longsor sehingga jalanan ikut ambles.
Topik pilihan: Banjir Manado | Gunung Sinabung Meletus
"Turap longsor, jadi jalannya ikut turun," jelas dia.
Juaini menambahkan, lokasi ambles dan longsornya turap tersebut sangat sulit karena berada pada sisi Kali Ciliwung. Dia memperkirakan pengerjaan longsor tersebut memakan waktu hingga satu bulan.
"Lokasinya cukup sulit di pinggir Kali Ciliwung. Mungkin bisa satu bulanan dikerjakan, tapi kita upayakan secepatnya," pungkas dia.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya