Hujan lebat, jalur Solo-Selo-Borobudur tertutup longsor
Merdeka.com - Sebuah tebing di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) tepatnya di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali Minggu (21/1) malam longsor. Akibatnya jalan tembus Solo-Magelang melalui Gunung Merapi sepanjang 50 meter tersebut tertutup material dengan ketebalan 1-2 meter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Bambang Sinung mengatakan, tebing setinggi 30 meter tersebut longsor akibat hujan lebat. Bahkan seluruh badan jalan cor yang belum lama selesai dibangun tersebut tertutup penuh material hingga tak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat. Beruntung tak ada korban dalam bencana alam tersebut.
"Tadi malam hujannya memang deras sekali. Longsor terjadi tadi malam sekitar pukul 22.00 Wib, sehingga harus kita tutup," ujar Bambang saat dihubungi wartawan, Senin (22/1).
Bambang menjelaskan jalan Solo-Selo-Borobudur yang longsor tersebut merupakan jalur utama masyarakat di sekitar Gunung Merapi dan Merbabu. Selain jalur tersebut, tak ada jalan lain untuk dilalui para pengguna jalan. Sehingga arus lalu lintas tak bisa dialihkan.
"Tadi pagi warga bersama relawan dan siaga bencana Desa Jrakah sudah bergotong royong untuk membersihkan material longsoran. Sekarang sudah bisa dilalui untuk ke arah Magelang dan Boyolali," katanya.
Pembersihan material, lanjut Bambang, dilakukan dengan peralatan manual. Pihaknya saat ini masih menunggu alat berat yang rencananya siang ini akan datang ke lokasi.
Lebih lanjut Bambang menyampaikan, jalur SSB memang terdapat sejumlah tebing yang rawan longsor. Di lokasi tersebut bahkan sudah beberapa kali terjadi, terutama saat intensitas hujan tinggi.
" Kami mengimbau para pengguna jalan agar saat turun hujan waspada dan berhati-hati, karena tebing rawan longsor," ucapnya.
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Marlin Supu Payu menambahkan pihaknya bersama warga setempat sudah berusaha menyingkirkan longsoran sejak Senin pagi sehingga tanah yang menutup jalan sudah agar berkurang.
" Untuk sementara kita singkirkan dulu material yang menutup jalan, agar kendaraan dari Boyolali menuju Magelang tidak menumpuk di lokasi kejadian," terangnya.
Hingga pukul 08.00 Wib, kata dia, kendaraan roda dua dan empat sudah mulai bisa melintas meski harus pelan-pelan dan dipandu warga setempat. Ia mengimbau masyarakat sementara menghindari jalur Selo hingga kondisi normal kembali.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya