Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hujan Deras, Sejumlah Kawasan di Samarinda Terendam Banjir dan Longsor

Hujan Deras, Sejumlah Kawasan di Samarinda Terendam Banjir dan Longsor banjir. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur sejak Kamis(1/7) sore hingga Jumat (2/7) pagi menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir. Selain itu, hujan juga telah menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon dan peristiwa longsor di sejumlah lokasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Yudha Pranoto mengatakan, timnya telah mencatat genangan air dengan ketinggian 25 centimeter hingga 50 centimeter terjadi di 31 ruas jalan di Kota Samarinda.

Genangan di antaranya terlihat di Jalan Awang Long, Pasundan, Senyiur, S Parman, Kahoi, Bangeris, Abul Hasan, Sutan Alimudin, Wiraguna, Simpang Vorvo, Agus Salim, Raudah, Siti Aisyah, Slamet Riyadi, Basuki Rahmat I, Basuki Rahmat II dan Jalan Cendana.

“Banjir juga terjadi di Jalan Merbabu, Simpang Flyover Juanda, Suryanata, Antasari, Diponegoro, PMI, AW Syahranie, M Yamin, Pahlawan, Sutami, Gajah Mada, Rapak Dalam, Abdul Muis dan MT Haryono,” katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (2/7).

Yudha menambahkan selain banjir, peristiwa tersebut juga mengakibatkan pohon tumbang dan tanah longsor.

“Pohon tumbang terjadi di Gang Kita Kelurahan Loa Bahu Kecamatan Sungai Kunjang,” ujarnya.

Tanah longsor terjadi di beberapa titik antara lain di Jalan RE Martadinata Gang Sederhana Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Jalan Wiratama Gang Al Isro RT 02 Nomor 44 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.

Tidak hanya dua lokasi tersebut, longsor juga terjadi di Perum Graha Indah RT 53 Blok H Jalan P Suryanata Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu.

Ia menegaskan pihaknya telah menurunkan sejumlah personel di titik lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan pertolongan. Yudha berharap agar masyarakat tetap waspada dengan berbagai ancaman bencana yang akan terjadi, namun diimbangi untuk tidak panik.

“Kami imbau kepada masyarakat harus lebih disiplin agar tidak membuang sampah ke parit dan sungai. Itu akan membantu mengurangi banjir di Kota Samarinda,” tutupnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP