Hindari anak tertekan, Menteri Linda batal temui korban Emon
Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar bertandang ke Sukabumi untuk mengawal kasus sodomi puluhan bocah yang dilakukan oleh Emon. Namun rencana Linda bertemu dengan anak-anak korban sodomi itu batal dilakukan.
Menurut Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz, dirinya yang meminta agar Menteri Linda tidak bertemu dengan anak-anak korban sodomi maupun keluarganya. Pertimbangan psikologis anak menjadi pertimbangan.
"Tadinya, Ibu Menteri ingin bertemu korban namun saya imbau tidak bertemu karena takutnya membuat korban dan keluarga menjadi lebih tertekan lagi," kata Muraz usai bertemu Menteri Linda di Kantor Pemda Sukabumi Jalan Siliwangi, Sukabumi Kota, Jawa Barat, Senin (5/5).
Linda sendiri berjanji akan mengawal kasus ini. Bahkan Linda sudah memerintahkan untuk dibentuk satgas khusus yang akan menangani kasus ini.
Satgas khusus ini nantinya akan menerima laporan dan aduan dari pihak keluarga dan korban sodomi Emon. Selain itu Satgas khusus ini juga akan memberikan bimbingan konseling untuk para korban sodomi Emon yang rata-rata masih duduk di bangku SD.
Pemeriksaan dan pembuatan BAP, tidak dilakukan dilakukan di Polres Sukabumi melainkan di rumah dinas Wali Kota Sukabumi. Selain itu pemeriksaan dan pembuatan BAP dilakukan oleh Polwan yang berpakaian preman. Hal ini dilakukan agar para korban yang masih anak-anak tidak merasa tertekan atas kasus yang menimpanya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya