Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hindari amukan massa, bos Cipaganti dikawal ketat pakai rantis

Hindari amukan massa, bos Cipaganti dikawal ketat pakai rantis Andianto Setiabudi. ©istimewa

Merdeka.com - Andianto Setiabudi, bos dari Cipaganti Grup akan menjalankan sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Rabu (25/2). Massa, terutama nasabah yang menjadi korban penipuan itu diperkirakan akan mengepung PN Bandung.

Humas PN Bandung Djoko Indiarto mengatakan, sidang kasus ini dianggap rawan lantaran banyaknya para nasabah koperasi yang merasa dirugikan. Adapun jumlah nasabah yang merasa tertipu mencapai ribuan orang.

"Kita sudah koordinasi dengan kepolisian. Mereka sudah tahu standar baku yang akan diterapkan harus bagaimana, kendaraan taktis (rantis) akan digunakan," katanya di PN Bandung, Selasa (24/2).

Selain Andianto, tiga terdakwa lainnya yang ikut disidangkan, yakni Julia Sri Redjeki, Yulianda Tjendrawati Setiawan dan Cece Kadarisman. Mereka merupakan tersangka dugaan kasus penipuan dan penggelapan terhadap ribuan nasabah Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP) dengan total nilai investasi Rp 3,2 triliun.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan kepolisian bahwa pengawalan ketat akan dilakukan. Tidak sembarang orang bisa masuk dan mengikuti persidangan.

"Kita kan gak mungkin membiarkan masuk semua (nasabah). Sidang tidak akan berjalan kalau sidang gaduh," ujarnya.

Demi keamanan lanjut dia, para terdakwa tidak akan disimpan dulu di ruang tunggu tahanan seperti terdakwa lain yang akan mengikuti sidang. Namun dibawa langsung dari Rutan, dan saat sidang selesai langsung dibawa pulang.

"Begitu datang langsung masuk, dan saat beres langsung dibawa pulang rantis," katanya. Ia menyebutkan, terdakwa dibawa menggunakan mobil rantis demi menjaga keselamatannya. Walaupun mereka terdakwa, tetapi keselamatannya tetap harus diperhatikan.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP