Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hilangkan Trauma Usai Penembakan KKB, Guru dan Suster di Beoga Dievakuasi ke Timika

Hilangkan Trauma Usai Penembakan KKB, Guru dan Suster di Beoga Dievakuasi ke Timika warga dievakuasi dari Beoga ke Timika. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Enam orang warga Beoga, Rabu sore, dievakuasi ke Timika dengan menggunakan pesawat milik Smart Air. Keenam warga yang diungsikan itu adalah guru dan tenaga medis beserta anak balitanya.

"Memang benar ada enam warga sipil yang diterbangkan ke Timika sekitar pukul 15.10 WIT," kata Kapolsek Beoga Ipda Ali Akbar dilansir Antara, Rabu (14/4).

Dijelaskannya, diungsikannya enam orang itu guna menghilangkan trauma terhadap insiden yang mereka alami dampak ditembaknya dua orang guru oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Enam warga yang diungsikan itu terdiri dari dua orang guru, dua orang suster beserta dua anaknya dan pelajar," ujar Ipda Ali Akbar seraya mengaku pesawat tidak membawa bahan makanan.

Sementara itu Maria, salah seorang warga mengatakan persediaan makanan makin menipis khususnya beras sehingga mereka mengurangi konsumsinya.

"Yang terpenting masih ada makanan walaupun sudah sangat terbatas," kata Maria yang berharap dapat segera keluar dari Beoga untuk menenangkan diri sementara.

"Saya sangat berharap bisa dievakuasi keluar dari Beoga untuk sementara waktu," ucap Maria yang mengaku bekerja sebagai tenaga kontrak.

KKB sebelumnya melakukan penembakan terhadap dua orang guru hingga meninggal di Beoga yakni Oktovianus Rayo yang ditembak Kamis (8/4) dan Yonatan Renden ditembak Jumat (9/4).*

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP