Hilang di Pangandaran, Kapal Nelayan Ditemukan di Perbatasan Cilacap
Merdeka.com - Sebuah kapal nelayan dinyatakan hilang kotak di perairan Pangandaran sejak Senin (15/2) siang. Kapal yang berisi dua nelayan itu sebelumnya diketahui berangkat melaut di hari yang sama, sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, pihaknya menerima informasi hilangnya kapal nelayan dengan nama Pabuaran Indah pada Selasa (16/2) pagi. Dalam laporan awal, dugaannya kapal nelayan tersebut mengalami kecelakaan laut.
Kapal nelayan tersebut diketahui berisi dua orang nelayan yang bernama Suhaeli (61) dan Dede Suherman (49). Kedua nelayan tersebut diketahui merupakan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.
"Kapal hilang kontak pada Senin (15/02) pukul 14.00 WIB di perbatasan Perairan Pangandaran dan Cilacap. Saat kapal Pabuaran Indah berangkat melaut,diketahui memasang alat Rawe di sekitar perbatasan perairan Pangandaran dan Cilacap, namun hingga Pukul 17.00 WIB kapal tersebut tak kunjung kembali. Keluarganya mencoba menghubungi tekong atas nama Suhaeli namun tidak terhubung," ungkap Deden, Selasa (16/2).
Basarnas Bandung, diakui Deden, langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian dengan peralatan lengkap. Saat tengah mempersiapkan pencarian, sekitar pukul 12.32, pihaknya menerima kabar bahwa kapal nelayan Pabuaran Indah ditemukan kapal nelayan lainnya sekitar pukul 10.50 WIB di perairan perbatasan Pangandaran dengan Cilacap.
Dari kabar yang diterimanya, hilang kontaknya kapal nelayan Pabuaran Indah terjadi karena kapal tersebut mengalami kehabisan bahan bakar
"Pukul 11.45 WIB kapal nelayan Pabuaran Indah berhasil merapat di Pantai Karang Nini Pangandaran dalam kondisi 2 nelayannya selamat. Keduanya langsung dibawa ke RSUD Pangandaran untuk mendapatkan perawatan medis. kondisi kedua nelayan masih syok," ujarnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya