Herman, korban Outlander maut sudah 20 tahun bekerja di Indosiar
Merdeka.com - Mahyudi Herman merupakan salah satu korban yang meninggal akibat kecelakaan maut Mitsubisi Outlander di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. Korban merupakan karyawan stasiun televisi Indosiar divisi Control Room Operation (CRO).
"Pak Herman (korban) kerja di Indosiar sejak tahun 1994. Jadi sudah 20 tahun kerja di Indosiar," ujar Koordinator/Kepala Seksi CRO Indosiar, Sony Hasanuddin kepada merdeka.com, Rabu (21/1).
Sony menceritakan, dulunya korban di bagian art Kantor Indosiar, Daan Mogot. Selanjutnya pindah dan masuk dalam divisi CRO.
Menurut Sony, Herman dikenal oleh teman-temannya sekantor sebagai tipe pekerja keras, disiplin dan rajin salat. "Ramah orangnya, terus disiplin, loyal terhadap kantor," tegasnya.
Sebelum kejadian, tidak ada tanda-tanda atau firasat aneh yang dirasakan oleh teman-temannya di kantor Indosiar. Korban juga tidak terlihat murung ataupun diam.
"Normal-normal saja, enggak ada yang aneh. Enggak murung dan enggak diam, biasa saja," ucapnya.
Herman pulang dari kantor Indosiar Daan Mogot selepas Salat Isya. Kemudian menjadi korban Outlander maut di Pondok Indah yang melaju kencang dan berjalan zig zag yang dikemudikan Christoper.
Sebelumnya, korban memandu dan mengurusi acara sepak bola yang live di Indosiar. Yaitu acara sepak bola SCM CUP 2015.
"Beliau pulang kerja dari Indosiar, ada acara live syuting sepak bola SCM CUP 2015 kemarin," tutupnya.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya