Hendra merasa dijebak anak Syarief Hasan
Merdeka.com - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan videotron di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Hendra Saputra menyatakan tetap menuntut keadilan. Dia merasa dijebak oleh atasannya, Riefan Avrian, dalam perkara itu.
Menurut Hendra, Riefan yang juga anak Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan memaksanya meneken surat persetujuan pengangkatan menjadi Direktur Utama PT Imaji Media. Dia mengaku tidak pernah tahu isi dokumen yang ditandatanganinya.
"Iya, saya dipaksa tandatangan sama anak buahnya. Saya tidak pernah baca. Selalu dipaksa. Awalnya KTP dipinjam," kata Hendra kepada awak media, usai menjalani persidangan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (30/4).
Dengan polos, Hendra mengaku takut jika dia tidak menuruti kemauan Riefan maka bakal dipecat. Dia juga tidak pernah dijanjikan imbalan apapun dari Riefan.
Ihwal duit Rp 19 juta yang diberikan Riefan setelah proyek selesai, Hendra mengatakan itu hanya bonus. Dia menambahkan, bukan cuma dia yang mendapat fulus itu.
"Semua karyawan dapat. Bahkan ada yang Rp 200 juta, ada yang Rp 250 juta. Yang dapat Rp 200 juta Ibu Sarah, orang dekat Pak Riefan, orang keuangan Pak Riefan," ujar Hendra.
Menurut Hendra, Riefan saat ini bersembunyi di apartemennya di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Dia mengaku sudah setahun putus komunikasi dengan Riefan.
"Tidak ada pertanggungjawaban ke saya. Tidak ada sama sekali. Anak istri saya sampai telantar," sambung Hendra.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya