Hendarman harus bersihkan BPN dari mafia
Merdeka.com - Anggota Komisi II DPR, Abdul Malik Haramain mengatakan, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hendarman Supandji memiliki tugas berat untuk membenahi masalah pertanahan di seluruh Indonesia. Persoalan utama yang dimiliki BPN adalah bagaimana caranya mendongkrak kinerja, terutama mempercepat legalisasi atau sertifikasi tanah dan mempercepat penyelesaian kasus-kasus sengketa tanah di daerah.
"Membersihkan institusi BPN dari mafia-mafia tanah yang melibatkan orang-orang BPN, terutama BPN di daerah-daerah," kata Malik di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/6).
"Pekerjaan yang tak juga kalah besar adalah melanjutkan misi reformasi agraria yang selama ini tidak konsisten dilaksanakan oleh BPN yang mestinya menjadi ujung tombaknya," tambahnya.
Sementara, reformasi agraria yang hingga sekarang belum dilaksanakan serius adalah penataan kepemilikan tanah yang adil dan menghapus monopoli.
"BPN mestinya menjadi panglima dalam menyeimbangkan kepemilikan tanah. Hendarman memang bukan orang yang ahli di bidang pertanahan, namun dengan pengalaman sebagai penegak hukum, Hendarman punya kesempatan membersihkan pemain-pemain tanah yang melibatkan orang-orang di BPN," pungkasnya.
Mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji diangkat menjadi kepala BPN. Hendarman hari ini resmi dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara. Hendarman berjanji akan menyelesaikan masalah pertanahan yang marak terjadi di Indonesia. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya