Hendak Kembali Demo di Depan Gedung DPR, Mahasiswa Diadang Polisi
Merdeka.com - Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) berencana melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR /MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Namun kedatangannya dicegat aparat kepolisian yang berjaga di depan kantor Kelurahan Gelora, Jalan Gelora, Senayan.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, mereka melakukan long march dari arah Jalan Patal Senayan. Mereka datang lengkap dengan spanduk-spanduk yang bertuliskan kritik untuk anggota DPR yang baru dilantik.
Aparat kepolisian tak mengizinkan mereka melewati kawasan DPR. Massa memilih sedikit berorasi ditutup dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya.
Koordinator aksi, Nanang mengatakan, pihaknya melakukan unjuk rasa untuk mengingatkan kembali anggota DPR yang baru dilantik agar mengerjakan tugas yang belum diselesaikan pada periode sebelumnya.
"Karena kemarin ada pekerjaan yang belum selesai, makanya kita meminta dan ingatkan mereka untuk bekerja dengan baik," katanya di lokasi, Selasa (1/10)
Dia menuturkan pengadangan oleh aparat kepolisian tak menyurutkan semangat. Bahkan menurutnya akan ada lagi massa yang datang dari Jawa Barat bersama-sama mahasiswa lainnya.
"Nanti kita dateng lagi, lebih ramai, dari Jawa Barat ada nanti," katanya.
Sementara di Gerbang Pemuda, mahasiswa asal Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Politeknik Sukabumi pun telah terlihat. Salah seorang orator melalui pengeras suara menyampaikan, kalau rekan-rekannya tertahan di Bogor, Jawa Barat.
"Teman-teman kita dari Bogor, mereka di jalan ditahan oleh polisi. Supaya apa? Supaya tidak ikut aksi teman-teman," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh mahasiswa tengah beristirahat sembari salat dzuhur dan makan siang. Mereka berencana akan melanjutkan aksi pada pukul 13.00 WIB.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya