Hendak ke sawah, Pawiro temukan mayat pria bercaping
Merdeka.com - Mayat pria tengah baya yang mengenakan caping menggegerkan warga Bendosari, Sukoharjo. Adalah Wasto Pawiro (73), orang yang pertama melihat mayat pria yang masih mengenakan busana lengkap ditambah caping bambu.
Pawiro menemukan mayat pria berambut putih tersebut di area persawahan Dukuh Ploso Kerep RW 05, Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari, Selasa (27/2) siang. Selain berambut putih, mayat dalam kondisi tengkurap tersebut mengenakan kaos hijau, celana pendek hitam dan sendal biru.
"Iya benar tadi saya lihat posisinya tengkurap di jalan pematang sawah. Setelah saya cek ternyata sudah meninggal. Kemudian saya laporkan ke Polsek Bendosari," ujar Wasto Pawiro saat ditemui wartawan.
Kapolsek Bendosari, AKP Zunaidi mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi temuan mayat tersebut. Hasilnya pria tersebut bernama Ketuk Parto Wiyono (67) warga Dukuh Krangkeng RT 02 RW 04, Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.
"Setelah mendapatkan laporan, jajaran kami dan Puskesmas Bendosari langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil visum, diketahui korban meninggal karena faktor usia," jelasnya.
Kapolsek mengemukakan, jajaran Polsek Bendosari sudah mengamankan lokasi dan membantu evakuasi tubuh korban. Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya di rumah duka untuk dimakamkan.
Dokter Puskesmas Bendosari. Aprilia Teresia menambahkan, terdapat bekas memar yang diduga benturan saat terjatuh. Pihaknya juga tidak menemukan adanya tanda-tanda tindak kekerasan.
"Diperkirakan sudah meninggal kurang dari 4 jam. Kita perkirakan meninggal dan penyebabnya faktor usia," tandasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya