Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hatta: Merpati seharusnya bisa sediakan kursi buat Bupati Ngada

Hatta: Merpati seharusnya bisa sediakan kursi buat Bupati Ngada Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. (c) merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa turut angkat bicara terkait insiden pendudukan Bandara Turelelo Soa yang berada di Kabupaten Ngada, NTT oleh anak buah Bupati Marianus Sae dua hari lalu.

Seperti diketahui, Marianus adalah kader yang disokong Partai Amanat Nasional ( PAN ) saat pemilihan bupati. Sedangkan Hatta sendiri merupakan Ketua Umum partai berlambang matahari biru itu.

Hatta mengaku perbuatan kadernya tidak bisa dibenarkan. Kendati demikian, dia tetap membela Marianus yang emosional karena dari informasi yang dia terima, saat kejadian sebetulnya ada beberapa kursi kosong.

Menurut besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, seharusnya PT Merpati Nusantara Airline, bisa fleksibel buat Marianus. "Kursi masih kosong tiga, mengapa seorang pejabat enggak dikasih seat," ucap Hatta di Kantornya, Jakarta, Senin (23/12).

Mantan menteri perhubungan ini enggan mengungkap apakah Marianus bakal mendapat sanksi internal partai, karena merugikan publik. Selain itu, mulai berkembang wacana untuk memidanakan sang bupati Ngada.

Pasalnya aksi koboi sang bupati yang memerintahkan Satpol PP berada di sekitar landasan pacu membikin pesawat Merpati berisi 54 penumpang, memutar ke Bandara El Tari, Kupang. Hal itu melanggar Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009, dengan ancaman penjara dua tahun.

Soal ancaman pidana pada anak buahnya, Hatta mempersilakan pihak yang tidak setuju dengan aksi Marianus, untuk membawanya ke ranah hukum.

"Siapapun dan apapun alasannya memblokir bandara tidak boleh. Saya mantan menhub. Kalau penindakan di otoritas terkait," kata Hatta.

Sikap Hatta senada dengan anak buahnya di PAN . Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo membela perilaku kadernya Bupati Ngada Marianus Sae yang memblokir Bandara Torelelo Soa, NTT. Menurut Dradjad, sosok Marianus adalah orang yang sangat berkomitmen membangun daerahnya.

Insiden ini terjadi, dari sumber PAN , karena Marianus kesal tak bisa mengikuti rapat di DPRD. Rapat itu kata Dradjat sangat penting, karena Marianus ingin memperjuangkan anggaran untuk daerahnya.

"Nah saya mendapat laporan, insiden tersebut muncul karena dia memang harus benar-benar rapat untuk memperjuangkan anggaran daerahnya," kata Drajad.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP