Hasil uji lab BPOM, permen dot negatif narkoba
Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan uji sampel permen menyerupai dot diduga mengandung narkoba. Dari hasil uji laboratorium dilakukan BPOM, menunjukkan permen berbentuk dot tersebut negatif narkoba.
"Sampai dengan saat ini dari sekian indikator narkoba yang akan diuji sudah didapatkan hasil yang negatif untuk empat indikator narkoba," kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito saat dihubungi merdeka.com, Rabu (8/3) malam.
Penny mengatakan, ada 19 parameter yang digunakan dalam meneliti sampel permen dot tersebut. Dari 19 indikator, empat di antaranya menunjukkan permen narkoba negatif narkoba.
"Narkotika golongan satu, narkotika golongan tiga, psikotropika, ada 19 parameter yang akan diselesaikan," ujar Penny.
Menurut Penny, untuk memastikan permen dot mengandung narkoba, pengujian hingga kini berlangsung dengan jenis indikator lainnya. Hasil uji laboratorium tersebut nantinya akan disampaikan ke Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Berdasarkan empat parameter tersebut tidak mengandung narkoba," tegas Penny.
Penny menambahkan, permen dot itu sendiri terdaftar di BPOM RI dengan kode ML 224409003077 dengan merek Penguin Brand; Permen Keras. Permen tersebut diimpor dari China.
"Sudah terdaftar di Badan POM produk impor dari China," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar kabar adanya permen yang diduga mengandung narkoba beredar di Surabaya. Permen yang dikemas dengan kemasan warna warni itu ternyata banyak ditemukan di toko maupun pedagang asongan di sekolah-sekolah.
Kabar tersebut menjadi viral di dunia maya. Bahkan, buntut dari ramainya kabar itu Pemerintah Kota Surabaya pun langsung menggerakan Satpol PP, Linmas serta pihak kecamatan yang didampingi petugas Polri dan TNI untuk melakukan razia di beberapa lokasi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya