Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasil tes urine Bupati Dirwan Mahmud negatif narkoba

Hasil tes urine Bupati Dirwan Mahmud negatif narkoba Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu melakukan tes urine kepada Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud. Hal itu dilakukan terkait ditemukannya diduga narkoba di ruang kerja Dirwan.

"Menindaklanjuti temuan tersebut, BNNP melakukan tes urine kepada Dirwan Mahmud dan jajarannya dan hasilnya negatif. Setelah pemeriksaan tersebut, Bupati Bengkulu Selatan dan petugas BNNP Bengkulu telah membuat kesepakatan untuk secara sukarela mendatangi Kantor BNNP Bengkulu guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi, dikutip dari Antara Kamis (12/5).

Namun hingga saat ini Bupati Bengkulu Selatan Periode 2016-2021 beserta jajarannya tersebut belum mendatangi Kantor BNNP Bengkulu. Rencananya pihak BNNP Bengkulu akan melayangkan surat panggilan terhadap Bupati Bengkulu Selatan dan jajarannya.

"BNNP Bengkulu juga akan melakukan pemeriksaan narkotika melalui tes darah dan uji rambut kepada Bupati Bengkulu Selatan dan jajaran terkait," kata Slamet.

Sementara Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Budi Harso mengatakan lima benda yang ditemukan tersebut sedang diteliti di laboratorium.

"Tim menemukan lima benda yang sampai saat ini belum diputuskan itu apa karena masih diteliti di laboratorium," kata Budi, di Bengkulu.

Dia menuturkan, penjelasan awal yang dirilis BNNP tersebut untuk menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat menimbulkan fitnah bahkan merugikan pihak-pihak tertentu.

Menurut Budi, penggeledahan ruangan bupati pada Selasa (10/5) berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan ke BNN tentang dugaan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Saya memang perintahkan tim ke Bengkulu Selatan, dan langsung bertemu dengan Sekda sedangkan bupati ada acara Isra Mi'raj," katanya.

Tidak lama kemudian, kata Budi, bupati datang dan menyambut tim dengan ramah. Setelah surat perintah penggeledahan dibacakan, bupati dengan senang hati mempersilakan tim masuk dan menggeledah ruang kerjanya.

Berdasarkan hasil penyisiran, tim menemukan barang berupa serbuk dan dua tablet warna merah yang terselip di sofa.

Selanjutnya, barang jenis yang sama juga ditemukan di dekat dinding yakni tumpukan dua tablet warna biru. "Saya juga menuju ke Bengkulu Selatan dan bertemu dengan bupati dan sekda untuk dites urine, hasilnya negatif," imbuh Budi.

Budi mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui pemilik barang yang diduga narkoba tersebut.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP