Hasil Rontgen, Mahasiswa Dibanting Polisi Tidak Alami Retak dan Patah Tulang
Merdeka.com - Tim Rumah Sakit Harapan Mulia Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, memastikan MFA (21), mahasiswa pendemo yang dibanting polisi berpangkat Brigadir berinisial NP, dalam kondisi baik. Hal itu, diungkapkan dokter Rumah Sakit yang menangani korban berdasarkan hasil pemeriksaan Rontgen.
"Kemarin sudah kita dapatkan dari RS Harapan Mulia Tigaraksa, dan bertemu dokter Florentina, disampaikan tidak ada kondisi fraktur atau patah atau retak semuanya kondisi baik, cuma tensi agak tinggi 130," kata Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).
Wahyu mengaku siap bertanggung jawab atas kondisi MFA, jika di kemudian hari terdapat masalah kesehatan pada MFA, akibat bantingan anggotanya saat berdemo di depan kantor Bupati Tangerang itu.
"Saya sampaikam pada orang tuanya, apapun kondisinya nanti sampaikan kepada saya. Saya siap bertanggung jawab," tegas Kapolres.
Selanjutnya, Kapolres juga telah meminta Urkes Polresta Tangerang, memeriksa kondisi kesehatan MFA secara berkala, paska insiden pembantingan yang membuat MFA kejang - kejang.
"(Pengecekan berkala) Itu pasti, hari ini dari urkes kita dan korban akan sama - sama ke RS Harapan Mulia untuk mengambil foto Rontgen dan koordinasi dengan dari RS Harapan mulia," ucap Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya