Hasil operasi Polda Metro Jaya selama Ramadan
Merdeka.com - Aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya telah meningkatkan operasi rutin selama bulan Ramadan. Sejumlah penindakan juga sudah dilakukan selama dua pekan terakhir.
Berikut hasil operasi Polda Metro Jaya yang disampaikan, Kepala Biro Operasional, Kombes Pol Agung Budi Maryoto, di Jakarta, Jumat (3/8).
1. Ormas yang melakukan sweeping: ditahan 36 orang, diproses di Polres Jakarta Selatan ada 23 orang. Diproses di Polres Jakarta Barat ada 13 orang. Tindak pidana yang dilanggar: pengerusakan dan membawa sajam.
2. Preman ada 26 yang diamankan, 16 orang ditangani Krimum Polda Metro Jaya dan 10 orang ditangani Polres Jakarta Timur.
3. Pelajar terkait kasus bullying SMA Don Bosco di Jakarta Selatan, ada tujuh siswa yang ditahan.
4 Hasil operasi gabungan dengan Badan POM Jakarta, ada 73 kardus kosmetik import yang tidak berizin, 33 koli makanan tanpa izin edar di Total Buah Segar, 136 dus makanan dan minuman import tanpa izin, 32 dus dan 10 karung import makanan tanpa izin di daerah Melawai dan Kemang.
5. Pidana pencurian dan kekerasan, ada tiga pelaku yang ditahan terkait kasus pencurian dengan pemberatan di 37 minimarket. Ditangani oleh Polda Metro dan menahan tiga orang tersangka.
6. Pencurian terhadap nasabah, menahan enam orang tersangka yakni RK, AS, YJ, DI, HC dan AM. Dengan menyita barang bukti yaitu dua senpi, dua magazen, tiga butir peluru, 5 hp, 4 motor, sangkur dan 2 mobil. Ditangani oleh Krimum Polda Metro.
7. Operasi Sendak (senjata api dan bahan peledak). Senpi yang diamankan ada 61 pucuk, terdiri dari sembilan laras panjang dan 52 laras pendek. Air Soft Gun ada 117 pucuk, terdiri dari 77 laras panjang dan 40 laras pendek. Amunisi senpi ada 2030 butir, amunisi air soft gun ada 67506 butir. Petasan ada 200.248 buah, dan tersangka yang diamankan ada 17 orang ditangani oleh Polres Jajaran Polda Metro.
Dikatakan Agung, memasuki H-7 hari raya Idul Fitri nanti, pengamanan tidak hanya fokus di berbagai tempat hiburan saja, melainkan juga akan dilakukan terhadap rumah kosong yang ditinggal penghuninya untuk mudik.
Tidak lupa, Agung juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin pergi mudik untuk memberitahukan kepada RT atau RW setempat, sehingga polisi sudah mengetahui titik mana saja rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya.
"Oleh karena itu, masyarakat yang ingin mudik paling tidak memberitahu kepada RT atau RW, sehingga kita sudah tahu di mana saja lokasinya. Masyarakat juga diminta peran aktif untuk menciptakan aman bagi diri sendiri dan keluarganya," tutup Agung. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya