Hary Tanoe datang ke KPK tak ditemani Yusril
Merdeka.com - Untuk kali pertama, Direktur PT Bhakti Investama Hary Tanoesoedibjo diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus suap pegawai pajak Tommy Hindratno.
Dengan menggunakan mobil Range Rover, Hary Tanoe datang ke KPK sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (28/6). Berbeda dengan pekan lalu, kedatangannya ke KPK tidak didampingi oleh pengacara Yusril Ihza Mahendra. Bos media itu hanya didampingi oleh pengacara dari Bhakti Investama Andi F Simangunsong.
Saat tiba di KPK, Hary tidak memberikan pernyataan apa pun. Dia langsung menuju lobi gedung KPK.
Hary sebenarnya dijadwalkan diperiksa pada 13 Juni lalu, tapi tidak datang ke KPK. Kemudian, pada Jumat (15/6) pekan lalu dia berinisiatif mendatangi KPK. Tapi kedatangannya ditolak oleh penyidik karena tidak ada jadwal pemeriksaan.
Dalam kasus suap pegawai pajak ini, KPK terus mengembangkan dengan memeriksa sejumlah saksi. Kasus ini berawal dari KPK menangkap tangan dua orang, Tommy Hindratno selaku Kasie Pelayanan dan Konsultasi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sidoarjo dan James Gunarjo pegawai PT Agis, sedang melakukan transaksi suap restitusi pajak.
Tommy dan James serta satu orang lainnya ayah Tommy, tertangkap basah saat melakukan transaksi pajak di sebuah warung makan Padang di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Saat penangkapan, KPK juga menyita barang bukti senilai 280 juta lebih di dalam kantong tas warna hitam. Diduga total nilai suap dalam kasus ini senilai Rp 340 juta.
KPK menetapkan dua orang Tommy dan James sebagai tersangka. Dan keduanya langsung ditahan masing-masing di Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur. KPK juga melakukan pencegahan atas nama Antonius Z Tonbeng komisaris independen PT Bhakti Investama dan Hendy Anuranto ayah Tommy. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya