Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hariman: Pemberian gelar pahlawan jangan ada unsur politis

Hariman: Pemberian gelar pahlawan jangan ada unsur politis Soeharto. ©buku gramedia/hj siti hardiyanti rukmana

Merdeka.com - Seorang pahlawan sudah sepatutnya menjadi contoh bagi orang lain. Predikat yang dimilikinya sudah pasti tidak mudah didapatkan. Melalui perjuangan yang tidak pernah pudar, mereka menginginkan agar kehidupan orang banyak lebih baik lagi.

Beberapa waktu lalu, Indonesia sempat dihebohkan dengan permintaan agar mantan Presiden Soeharto diberi gelar pahlawan nasional. Tidak hanya beliau, beberapa pemimpin negeri ini pun banyak yang mengajukan kepada pemerintah untuk dijadikan pahlawan.

Menanggapi itu, mantan aktivis Malari Hariman Siregar menilai sosok pahlawan itu memang sangat dibutuhkan. Tetapi, menurutnya, penilaian sebagai pahlawan itu seharusnya timbul dari perasaan.

"Pahlawan itu kita butuhkan, apapun definisi itu pahlawan itu sesuai perasaan kita," ujarnya saat diskusi 'Siapkah Kita Jadi Pahlawan?' di rumah makan kawasan Condet, Jakarta Timur, Kamis (7/11).

Mengenai permintaan mantan pemimpin negara yang ingin diakui sebagai pahlawan, menurut Hariman, sebaiknya tidak ada unsur politik di dalamnya. Dia juga menganggap penilaian yang diberikan pasti tidak fair.

"Harus menunggu waktu. Penilaiannya hanyalah waktu, jangan sampai ini dipolitisir," tegasnya.

Ketika ditanya apakah dirinya setuju terhadap pemberian predikat pahlawan kepada setiap mantan pemimpin negara. "Kalau gue pasti enggak setuju," pungkasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP