Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hari pertama UN di Makassar, server sempat bermasalah 20 menit

Hari pertama UN di Makassar, server sempat bermasalah 20 menit Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo. ©2017 merdeka.com/salviah ika padmasari

Merdeka.com - 35.231 Siswa SMK swasta dan negeri dari 305 sekolah di Sulsel mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (3/4). SMK negeri 5 atau STM Pembangunan di Jalan Sunu, Makassar adalah satu lokasi pelaksanaan ujian yang diikuti 415 siswa, dari tiga SMK masing-masing SMK Negeri 5 sendiri, SMK Reformasi dan SMK Baznas.

Saat Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo memantau pelaksanaan UNBK di sana, terjadi gangguan server sehingga pelaksanaan ujian sempat terhenti selama kurang lebih 20 menit. Mata pelajaran yang diujikan di hari pertama UNBK adalah pelajaran Bahasa Indonesia. UNBK berlangsung hingga tiga hari ke depan dengan mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris dan Teknik Kejuruan.

"Tadi ada gangguan sekitar 20 menit jadi lama menunggu baru bisa mulai kerjakan soal-soal," kata Puput Utami (19), siswa kelas III jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan dari SMK Reformasi yang mengikuti ujian di SMK Negeri 5.

Baik Puput Utami dan seorang lagi rekannya, Erika Dita Nanda (17) mengakui meski sebelumnya sudah pernah mengikuti simulasi bahkan try out ujian dengan menggunakan komputer, tetapi saat ujian tadi masih sempat merasa kaku dan degdegan.

"Gara-gara bermasalah tadi sampai menunggu 20 menit, konsentrasi sempat buyar," kata Erika.

Irman Yasin Limpo menuturkan, dari tiga sekolah yang dikunjungi tidak ditemukan masalah yang signifikan. Menurutnya dari pantauan langsung tadi dia melihat anak-anak peserta ujian tampak sudah cukup familiar model ujian berbasis komputer ini.

Terkait molornya waktu ujian selama 20 menit, Irman menuturkan penyebabnya server pusat yang tidak siap.

"Mungkin beban berat server pusat karena yang melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer hari ini cukup banyak. Di antaranya dari Sulsel yang 100 persen siswa SMK-nya ikuti UNKB bersama Bali," kata Irman Yasin Limpo.

Kendala ini tidak mempengaruhi waktu pelajar mengerjakan soal karena penghitungan dimulai saat mulai login dan memasukkan password.

Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Andi Umar Fatta yang mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Sulsel menambahkan, tidak ada batas waktu yang baku bagi peserta ujian untuk memulai mengerjakan soal. Yang pasti setiap siswa mendapat jatah waktu selama 1,5 jam untuk mengerjakan soal.

UNBK untuk siswa SMK se-Sulsel baik swasta maupun negeri ini akan berlangsung hingga 6 April mendatang. Selanjutnya UNBK lagi akan digelar bagi SMA mulai 10 sampai 13 April yang akan diikuti 41.063 siswa dari 268 sekolah swasta dan negeri. Sementara SMA yang menggelar ujian tidak berbasis UNBK (non-UNBK) sebesar 682 SMA dgn jumlah siswa 47.176.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP