Hari Pers Nasional, Gus Yaqut Sebut Peran Media Sangat Vital Bagi Kemenag
Merdeka.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat kepada insan pers di Indonesia yang hari ini memperingati ke-36 Hari Pers Nasional (HPN). Dia pun berterima kasih kepada awak media selama ini telah banyak berkontribusi positif dalam penyebaran informasi, khususnya terkait isu dan layanan Kemenag.
"Pers dan Kemenag faktanya tidak bisa dipisahkan. Untuk itu kami berharap sinergi yang positif ini terus bisa dipertahankan demi kebaikan bangsa bersama," kata Yaqut di Jakarta, Selasa (9/2).
Dia mengatakan pers memiliki peran dan fungsi strategis dalam pembangunan bangsa. Tak hanya menjadi penyebar informasi, fungsi pers saat ini juga lebih luas yakni menyampaikan pengetahuan yang berharga bagi khalayak. Upaya ini, diakui Yaqut, tidak mudah seiring kian masifnya perkembangan dunia teknologi informasi digital yang sangat cepat.
"Di sinilah tantangan insan pers nasional agar bisa beradaptasi sekaligus menjadi penjernih di tengah banjirnya informasi dari mana-mana," kata Yaqut.
Dia berharap fungsi penjernih ini bisa menjadi perhatian insan pers. Sebab dampak dari kebebasan informasi saat ini telah banyak bermunculan berita tidak benar (hoaks), ujaran kebencian dan hal-hal negatif lainnya. Jika hal ini tidak disadari bersama dan diantisipasi dengan baik, maka sangat berpotensi mengoyak tatanan kehidupan di tengah masyarakat.
Yaqut menilai pers dan Kemenag hakikatnya memiliki misi yang sama yaitu menciptakan kedamaian dan ketenangan masyarakat. Dengan informasi yang benar berbasis faktual, maka tidak ada ketegangan, intoleransi atau aksi-aksi ekstremisme yang bisa merugikan bangsa.
Tidak hanya itu, dia juga berharap HPN 2021 ini menjadi momentum kalangan pers Indonesia untuk bangkit di tengah situasi sulit pandemi Covid-19. Yaqut mengakui, tekanan yang dialami pers kian berat dengan adanya wabah saat ini. Namun demikian,dia meyakini sesulit apa pun kondisi jika diikuti dengan upaya berpikir keras dan berani melakukan terobosan, maka akan menemukan jalan solusi.
"Peran pers terbukti sangat vital dan strategis bagi Kemenag, kuncinya harus bersama-sama beradaptasi, berkolaborasi, bersinergi sehingga terciptanya ekosistem yang saling berinteraksi positif. Di saat pandemi, kita tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri," beber Yaqut.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya