Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hari Ketiga Kerja di Rumah, Jalan Tol Jakarta Tampak Lengang

Hari Ketiga Kerja di Rumah, Jalan Tol Jakarta Tampak Lengang Tol Cijago Seksi 2 Beroperasi Fungsional. ©2019 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Hari ketiga, Rabu (18/3), setelah imbauan untuk bekerja dan belajar dari rumah oleh Presiden Joko Widodo, jalanan Jakarta tampak mulai lengang. Khususnya, di sejumlah ruas jalan bebas hambatan tol yang mengarah ke Jakarta.

PT Jasa Marga, melalui akun Twitternya, melaporkan, hingga Pukul 08.30 WIB, lalu lintas di Tol Jagorawi lancar jaya. Baik dari arah Ciawi menuju Jakarta, maupun arah sebaliknya tampak tak ada hambatan.

Tol Jakarta Cikampek pun tampak demikian. Lalu lintas dari Cikampek-Dawuan-Cikarang-Cikunir-Cawang lancar. Tampak padat hanya di jalur Bekasi Timur-Cibitung, hal itu karena kepadatan volume kendaraan.

Tol dalam kota juga tampak tidak macet, Cawang-Tomang-Pluit Cengkareng lancar. Begitu juga arah sebaliknya lancar.

Tol Janger, Tomang-Karang Tengah-Tangerang-Bitung terpantau lancar. Terjadi kepadatan di ruas tol menuju Meruya-Kedoya, hal ini karena meningkatnya volume kendaraan.

Kerja dan Belajar di Rumah

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah karena masifnya penyebaran penyakit saluran pernapasan yang disebabkan virus corona jenis baru (Covid-19).

"Dengan kondisi ini saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah, inilah saatnya bekerja bersama-sama saling tolong menolong dan bersatu padu, gotong royong. Kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini tertangani dengan maksimal," kata Presiden Joko Widodo di Istana kepresidenan Bogor, Minggu (15/3).

7 Orang Meninggal

Jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 172 orang per Selasa (17/3).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yuri mengatakan penambahan pasien terbanyak dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tenggah hingga Kepulauan Riau.

7 Orang diketahui meninggal dunia. "Sementara tujuh (meninggal)," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto.

Pasien ke-7 yang meninggal dunia sebelumnya menjalani perawatan isolasi di RSUP dr Kariadi Semarang. Pasien itu meninggal dunia Selasa dini hari pukul 03.48 WIB.

Hasil laboratorium Balitbang Kemenkes menunjukkan pasien tersebut meninggal karena terpapar virus Corona atau Covid-19. Yuri enggan merinci asal pasien meninggal lainnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP