Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hari Kedua PSBB Bodebek, Perbatasan Jakarta-Bekasi Masih Ramai Warga

Hari Kedua PSBB Bodebek, Perbatasan Jakarta-Bekasi Masih Ramai Warga Perbatasan Jakarta-Kota Bekasi Masih Ramai Pengendara. ©2020 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Wilayah perbatasan penyangga Ibu Kota Jakarta antara wilayah lain seperti dengan Kota Bekasi masih terlihat ramai lalu-lalang kendaraan, pada hari ke dua penerapan aturan Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB).

Salah satunya di sekitar perputaran Mal Pondok Gede yang menjadi pintu masuk keluar warga dari Kota Bekasi ke Jakarta atau sebaliknya.

Pantauan merdeka.com masih banyak mobilitas para pengendara sepeda motor, mobil maupun truk pengangkut barang melintas, pada Kamis (16/4) sekitar pukul 17.00 Wib.

Termasuk pengendara motor dan mobil yang masih ramai melewati persimpangan arah Jl. Jati Makmur dan Jl. Raya Hankam.

Begitupun kondisi serupa di sepanjang Jalan Jatiwaringin arah Jakarta terpantau ramai lancar di kedua arahnya. Terdapat pula masih banyaknya toko-toko yang buka seperti toko elektronik, bengkel, dan toko-toko lainnya diluar aturan industri yang diperbolehkan sesuai aturan PSBB.

Kendari demikian, masyarakat sudah banyak yang mematuhi dalam penggunaan maskar dan tidak sedikit pertokoan yang menyediakan hand sanitizer hingga tempat untuk mencuci tangan.

Terpaksa Bekerja Demi Pemasukan

Atas kondisi masih ramainya wilayah perbatasan Jakarta dengan Kota Bekasi. Booby salah satu pekerja yang setiap harusnya melintasi sepanjang jalan Kalimalang, Jatiwaringin hingga Karanggan menyebut masih ramai.

"Jadi jalur kerja saya, dari Kalimalang sampai Karanggan rumah saya masih ramai saja, walau kemarin sudah diterapkan PSBB," terangnya.

Menurutnya, masih ramainya mobilitas masyarakat karena banyaknya industri yang masih beroperasi dan tidak menerapkan work from home (WFH).

"Wajar lah ramai kaya gini, saya juga setiap hari lewat sini. Mau gimana lagi kan masih kerja. Dan memang engga bisa semua pekerjaan WFH," ujar Booby saat diwawancara.

Booby menuturkan bahwa banyak pekerja yang lebih baik bekerja walau ditengah pandemi virus corona, dibandingkan mereka harus alami pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Jujur mas lebih baik bekerja dibandingkan kita harus harus di PHK. Walau corona gini, demi pemasukan yang penting," tutur Booby.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP