Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hari Ini Garut Mulai New Normal, TNI Berjaga di Titik Kerumunan

Hari Ini Garut Mulai New Normal, TNI Berjaga di Titik Kerumunan Hari pertama new normal di Garut. ©2020 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Sejumlah tempat di Kabupaten Garut yang menjadi lokasi berkumpulnya banyak orang mulai diawasi anggota TNI dari Kodim 0611 Garut. Pengawasan dilakukan karena mulai Senin (1/6) ini Garut mulai memberlakukan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Erwin Agung menyebut, ada empat titik lokasi yang menjadi fokus utama pengawasannya. Mulai pusat perbelanjaan, pasar, tempat wisata, hingga cafe dan restoran.

"Garut mulai hari ini memberlakukan new normal sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah," sebutnya.

Dandim mengatakan, seluruh anggota TNI mengawasi tempat kerumunan agar protokol kesehatan dijalankan. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, tersedianya tempat cuci tangan dan hand sanitizer, hingga dilakukannya menjaga jarak di tempat-tempat belanja. Protokol itu harus diberlakukan di seluruh tempat yang menjadi fokus utama pemerintah saat diberlakukannya new normal.

"Kita sudah melakukan sosialisasi akan new normal ini sejak lima hari ke belakang. Kita terus melakukan pengawasan di tempat-tempat tadi dan memberikan himbauan juga teguran manakala ada pelanggaran, baik warga atau pengelola tempatnya. Kalau pelanggaran dilakukan berulang, kita akan berikan tindakan lebih tegas," katanya.

Dari pantauannya di sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan, setiap pintu masuknya kini sudah terdapat tempat cuci tangan. Namun walau begitu, pihaknya menugaskan anggotanya untuk mengawasi guna mengingatkan warga.

"Ada lima pusat perbelanjaan yang kita awasi dan 13 pasar yang ada mulai dari ujung utara Garut sampai ujung selatan. Di semua tempat itu, saat ini Alhamdulillah sudah tersedia tempat cuci tangan di semua pintu masuknya, tapi kita akan awasi terus," ungkapnya.

Untuk tempat wisata, hal serupa juga akan diberlakukan. Warga harus menaatinya. Untuk wisatawan yang datang dari luar kota akan dilakukan pemeriksaan lebih ketat.

"Untuk tempat wisata ini yang boleh berkunjung bukan hanya warga lokal saja, tapi dari luar kota juga boleh. Namun tentunya akan ada proses pemeriksaan lebih bagi mereka yang datang dari luar kota karena saat melewati pos akan diperiksa lebih dulu sebelum kemudian diperiksa lagi di tempat wisatanya," jelasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP