Hari Antikorupsi Sedunia, Firli Ungkap 3 Pendekatan Berantas Korupsi
Merdeka.com - Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan menyusun strategi pemberantasan korupsi dengan 3 pendekatan. Hal ini disampaikannya saat berpidato pada Hari Antikorupsi Sedunia di gedung KPK, Jakarta, Rabu 16 Desember 2020.
"Pendekatan pertama adalah pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman akan bahaya korupsi sehingga diharapkan masyarakat tidak ingin melakukan atau terlibat dalam perkara perkara korupsi," ujar Firli.
Pendekatan kedua, lanjut dia, adalah pendekatan pencegahan. Pendekatan ini dilakukan guna perbaikan sistem. Firli berharap, cara ini tidak membuka peluang dan kesempatan untuk orang melakukan korupsi.
Pendekatan ketiga, adalah perintah penegakan hukum yang tegas namun tetap akuntabel, profesional dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
"Dengan penegakan hukum, melalui pemidanaan badan, perampasan harta kekayaan para pelaku korupsi mengembalikan kerugian negara, diharapkan timbul rasa takut dan kesadaran akan hukum serta tidak akan melakukan korupsi," jelas dia.
Dalam acara ini, Presiden Jokowi turut hadir secara virtual dari Istana Kepresidenan. Kehadirannya turut didampingi Menko Polhukam Mahfud MD dan Mensesneg Pratikno.
Sementara itu, turut hadir pula secara fisik di Gedung KPK, seperti Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.
Reporter: Muhammad Radityo PriyasmonoSumber: Liputan6.com
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya