Harga gas & beras melejit, warga minta Jokowi perhatikan rakyat
Merdeka.com - Si tabung hijau, atau yang biasa di sebut si melon 3 kg mulai sulit didapatkan, kelangkaan ini membuat resah warga menengah ke bawah juga pedagang kecil hingga terpaksa mencari pengganti gas untuk memasak. Belum lagi harga beras yang melambung tinggi, membuat ekonomi masyarakat tak mampu semakin tercekik dengan kebutuhan pokok yang makin mahal.
"Ya gitu deh mas, sekarang ibu masak mau enggak mau beli gas yang tabung besar itu, daripada susah yang 3 kg enggak ada terus", ungkap Yati(42) seorang ibu penjual warung nasi di daerah manggarai Jakarta Selatan.
Celoteh perihal beras yang harganya selangit pun tak luput dari keluhannya, Yati mengeluhkan Indonesia yang terkenal subur namun membeli beras malah makin sulit.
"Heran ibu mas, katanya Indonesia negara subur, kok tetep aja kebutuhan pokok harganya bikin gila," tambahnya.
Yati masih berharap jika ada keajaiban untuk membantu rakyat kecil sepertinya, optimisme Yati terhadap Jokowi masih sangat tinggi guna membantu mereka terlepas dari jurang kemiskinan.
"Ya harapannya sih semoga pak Jokowi masih peduli sama kita-kita ini, jangan mikirin soal KPK-Polri terus, tapi kita yang rakyat kecil juga," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya