Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hamil tujuh minggu, istri penumpang Lion Air JT610 berharap suaminya selamat

Hamil tujuh minggu, istri penumpang Lion Air JT610 berharap suaminya selamat Istri Wahyu Susilo penumpang Lion Air JT610. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wahyu Susilo, salah satu penumpang pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, merupakan warga Dukuh Geneng RT 17 RW 8, Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dia menikah dengan Isti Khasanah sejak 2013. Dari hasil pernikahannya dengan Isti, Wahyu dikaruniai seorang anak perempuan Keyna Raya.

Isti tampak terpukul dengan musibah yang menimpa pesawat ditumpangi suaminya. Apalagi saat ini dia mengaku sedang mengandung anak kedua buah cintanya dengan Wahyu. Usia kehamilannya masih sangat muda, yakni memasuki tujuh minggu.

Saat sejumlah wartawan bertandang ke rumah Isti, Senin (29/10) pagi, sejumlah kerabat dan tetangga tampak berkunjung. Sejumlah guru dari SD Negeri 1 Klaten, tempat Isti mengajar juga terlihat hadir. Meski berduka karena belum mengetahui nasib suaminya, Isti tampak sabar dan kuat.

Meski sering mengumbar senyuman ramah, namun Isti masih enggan untuk bertemu wartawan. Dia meminta adik kandungnya, Wirawan Andiyanto untuk berbincang dengan awak media.

Menurut Wirawan, kakak iparnya merupakan pribadi yang baik. Selain tekun beribadah, Wahyu juga sangat sayang terhadap keluarga. Wahyu selalu melaksanakan salat berjamaah di masjid yang berada tidak jauh dari rumahnya.

"Mas Wahyu Insya Allah orangnya baik dan tekun beribadah. Dia sangat rajin salat di Masjid dekat rumah," ujar Wirawan.

Keluarga tidak mengira Wahyu menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Sebelum, terbang, Wahyu selalu menghubungi istrinya.

"Sebelum berangkat ke Pangkalpinang, mas Wahyu memberitahu kepada kakak saya kalau mau berangkat. Tapi setelah itu handphone tidak bisa lagi dihubungi," katanya.

Kabar kecelakaan pesawat yang ditumpangi Wahyu diketahui saat Isti mengajar di sekolah. Saat itulah Isti langsung mencari tahu dengan menghubungi Wahyu. Namun handphone Wahyu sudah tidak bisa dihubungi.

"Kami berharap mas Wahyu bisa ditemukan dengan selamat, kami pasrah apapun yang akan terjadi," katanya lagi.

Perwakilan keluarga sudah berangkat ke Jakarta untuk memastikan kondisi Wahyu. Wahyu diketahui bekerja di salah satu perusahaan perkebunan di Jakarta dan sering bertugas ke luar Jawa.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP