Hakim terlibat kasus, MA dalih 'manusia biasa seperti itulah adanya'
Merdeka.com - Dalam beberapa bulan terakhir beberapa hakim tersangkut sejumlah kasus. Menanggapi kondisi itu, Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali, mengklaim pihaknya sudah berupaya dengan maksimal mencegah terjadinya penyelewengan wewenang di badan peradilan.
"Tapi kami tidak menggunakan istilah kecolongan, karena kalau menggunakan kata itu berarti kami tidak siap," ujar Hatta dalam jumpa pers di Gedung MA, Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (30/6).
Hal itu diungkapkan Hatta ketika disinggung mengenai beberapa kasus dugaan suap yang menyeret hakim dan panitera. Hatta mengatakan, seluruh perangkat dari hakim, panitera, staf pengadilan, semua sudah memakai regulasi yang cukup ketat.
"Tapi bila terjadi penyelewengan, saya rasa hal ini terjadi tidak hanya di MA, karena manusia biasa seperti itulah adanya," kata Hatta.
Hatta menyadari masyarakat tidak menghendaki adanya kesalahan sekecil apapun dalam badan peradilan. Oleh sebab itu, Hatta menegaskan, tidak akan memberikan toleransi bagi aparat di badan pengadilan yang melanggar regulasi serta menyalahgunakan wewenang.
Lebih lanjut Hatta mengatakan, pihaknya berterima kasih karena kritik masyarakat. Ke depan, janjinya, MA semakin waspada dalam melaksanakan tugas.
"Namun dari seluruh riak-riak yang ada, sama sekali tidak menggoyahkan badan peradilan karena kami tetap bersemangat dan yakin bahwa sistem kami sudah baik," pungkas Hatta.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya