Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hakim PTTUN Makassar Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos

Hakim PTTUN Makassar Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos Polisi mengevakuasi jasad hakim PTTUN Makassar yang meninggal dunia. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar, Satibi Hidayat (63), ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya, Jalan Bumi Karsa, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (13/8). Polisi tidak menemukan tanda kekerasan di tubuhnya.

"Saat diperiksa tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban meninggal karena sakit," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang Inspektur Satu (Iptu) Jeriyadi kepada wartawan di Biddokes RS Bhayangkara Makassar, Jumat (13/8).

Dia mengatakan, jasad Satibi pertama kali ditemukan Satuan Pengamanan (Satpam) PTTUN Makassar bernama Asrianto sekitar pukul 10.15 Wita. Saat itu, Asrianto datang ke kamar indekos korban untuk mengantarkan makanan.

Asrianto mengatakan, dirinya ke kamar kos Satibi untuk mengantarkan makanan bakso. Tetapi saat tiba di depan kamar korban tidak ada respons dari Satibi.

"Saya ketuk pintunya tapi tidak direspons. Jadi, saya minta rekan kerja untuk kembali mengetuk pintu dan ternyata tidak dikunci," sebutnya.

Saat masuk ke kamar, Asrianto melihat Satibi berada di tempat tidur. Dia meninggal dunia.

Asrianto juga mengungkapkan sehari sebelumnya korban menyampaikan sedang tidak enak badan. "Tadi malam sempat saya pijat, karena Pak Satibi mengaku sedang tidak enak badan," kata dia.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP